Siswa SDN 15 Palu Butuh Seragam


Sumber : Sulteng Raya
Foto : Ilustrasi
Kaili School–Puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 15 Palu yang berdomisili di Kelurahan Talise terkena dampak langsung bencana tsunami yang melanda Kota Palu pada tanggal 28 September 2018 lalu, hingga kini belum memiliki seragam sekolah.
Hal tersebut diutarakan Kepala SDN 15 Palu, Paiza. Dari tiga Kelurahan zonasi SDN 15 Palu, Kelurahan Talise, Kelurahan Besusu Tengah, dan Kelurahan Talise Valangguni. Satu kelurahan yang terkena langsung dampak bencana tsunami yakni Kelurahan Talise yang mengakibatkan sejumlah siswa di sekolahnya ini kehilangan tempat tinggal.
“Jadi ada beberapa orang siswa itu yang tinggal di pesisir Pantai Talise, mereka menjadi korban tsunami. Bahkan ada siswa kelas enam yang juga terdampak bencana likuifaksi di Kelurahan Balaroa. Sebab, aturan zonasi kan baru diterapkan sejak kurang lebih tiga atau empat tahun lalu, jadi masih ada kelas empat, lima, dan enam yang siswanya sekolah tidak sesuia dengan zonasi,”katanya, Rabu (14/11/2018).
Dengan begitu, kata dia, masih beberapa korban bencana yang merupakan siswa SDN 15 Palu diluar zonasi sangat membutuhkan bantuan. Bahkan, kata dia, ada dua orang siswa SDN 15 Palu yang meninggal dunia akibat bencana tersebut. Sampai saat ini, kata dia, keluarga korban masih belum mendapat santunan dari pihak sekolah dan Pemerintah Daerah (Pemda).
Tidak hanya itu, bahkan ada beberapa orang siswa yang kehilangan kedua orang tuanya, dan hingga saat ini belum mendapat bantuan. Pada hal mereka sangat membutuhkan bantuan seragam, alat tulis, dan kebutuhan sekolah lainnya. Agar mereka bisa mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan baik, mengingat ujian semester tidak lama lagi akan dilaksanakan.
Selain seragam, kata dia, SDN 15 Palu juga sangat membutuhkan bantuan meja kecil untuk belajar siswa di tenda darurat. Pasalnya, meskipun gedung SDN 15 Palu dinyatakan masih layak digunakan, para siswa masih takut untuk belajar di dalam ruangan.
“Tentunya kami berharap ada sentuhan bantuan yang diberikan kepada kami, sejauh ini untuk tenda sudah mencukupi, karena kami juga mendapat bantuan dari instansi yang anak mereka sekolah di SDN 15 Palu. Kebutuhan yang paling utama adalah meja belajar kecil dan seragam sekolah, agar mereka bisa lebih konsentrasi menerima pelajaran,”ucapnya.ADK
Share on Google Plus

About kailipost

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar